COMPUTER BASED TEST (CBT) PADA SEKOLAH TINGGI TARAKANITA JAKARTA MENGGUNAKAN METODE COMPUTERIZED FIXED-FORM TEST (CFT)

Authors

  • Petrus Dwi Ananto Pamungkas STMIK Bina Insani

DOI:

https://doi.org/10.33197/jitter.vol4.iss1.2017.150

Keywords:

Computer Based Test (CBT), exam questions, exam

Abstract

[Id]

Ujian merupakan salah satu tahapan yang biasa digunakan untuk mengevaluasi kemampuan seseorang dalam melakukan serangkaian kegiatan. Dalam serangkaian kegiatan pembelajaran di Sekolah Tinggi Tarakanita juga perlu suatu tahapan dalam mengukur kemampuan seorang mahasiswa. Tahapan ujian tersebut dilakukan dua kali dalam satu semester, yaitu ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Dengan jumlah sekitar 900 mahasiswa, setiap ujian berlangsung maka Sekolah Tinggi Tarakanita harus menyiapkan sekitar 64.800 sampai 108.000 lembar kertas atau sekitar 130 sampai 216 rim kertas ukuran F4 (folio) yang hanya digunakan saat ujian berlangsung. Setelah kegiatan ujian selesai maka lembaran soal ujian tidak digunakan dan akan ditumpuk dalam gudang. Selain mendukung program pemerintah dalam kampanye o Green/em> ternyata soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT) juga mampu menghemat biaya sampai 80% untuk setiap kali kegiatan ujian berlangsung. Melalui integrasi Learning Management System (LMS) yang dibangun di Sekolah Tinggi Tarakanita maka soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT) ini dapat dilaksanakan dengan baik. Dengan menggunakan metode penelitian eksperimen maka dirancang sebuah aplikasi soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT). Sedangkan metode pengembangan aplikasi yang digunakan adalah waterfall model dengan black box testing sebagai metode yang dipilih untuk pengujian aplikasi. Adapun hasil ujicoba aplikasi menunjukkan bahwa soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT) dapat dilaksanakan dengan baik melalui dukungan sarana dan prasarana yang sudah tersedia. Bahkan hasil ujian pun dapat langsung diketahui beserta lokasi benar dan salah ada di nomor mana saja. Oleh karena itu, aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai latihan dalam persiapan menghadapi ujian.

[En]

The test is one of the stages used to evaluate a person's ability to perform a series of activities. In a series of learning activities at Sekolah Tinggi Tarakanita also need a step in measuring ability of a student. Stages of the exam is done twice in one semester, the midterm exam and the final exam of the semester. With about 900 students, each exam is ongoing so Tarakanita High School must prepare around 64,800 to 108,000 sheets of paper or about 130 to 216 reams of F4 size (folio) paper that is only used during the test. After the exam is over, the exam sheet is not used and will be stacked in the warehouse. In addition to supporting government programs in the campaign "Go Green" was a matter of test based Computer Based Test (CBT) is also able to save costs up to 80% for each time the examination takes place. Through the integration of Learning Management System (LMS) built at Tarakanita High School, this Computer Based Test (CBT) based test can be implemented well. By using the experimental research method then designed an application test questions based on Computer Based Test (CBT). While the application development method used is waterfall model with black box testing as the method chosen for testing the application. The results of the application test show that the question of Computer Based Test (CBT) based test can be done well through the support of facilities and infrastructure that are already available. Even the test results can be directly known along with the correct location and wrong in any number. Therefore, this application can also be used as an exercise in preparation for exams.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2017-12-15

How to Cite

[1]
P. D. A. Pamungkas, “COMPUTER BASED TEST (CBT) PADA SEKOLAH TINGGI TARAKANITA JAKARTA MENGGUNAKAN METODE COMPUTERIZED FIXED-FORM TEST (CFT)”, jitter, vol. 4, no. 1, Dec. 2017.

Issue

Section

Articles